Latest News

5 Adab Menyuruh

Adab Menyuruh
Visualisasi Semata


Menyuruh kadangkala bisa membuat kita dicerca atau bahkan di cap negatif jika tidak sesuai dengan adab,
Sama seperti kejadian saya nih tadi pagi, saya disuruh oleh seseorang yang menurut saya gak banget gitu, nyuruh tapi gak lihat-lihat keadaan dulu, seenaknya saja nyuruh jadi jengkel saya..(Kok malah Curhat)
Oke ada baiknya sebelum menyuruh seseorang kalian harus memperhatikan cara menyuruh yang baik dan benar dulu deh biar orang yang disuruh gak jengkel sama kita,
1.       Lihat Posisi
Poin pertama, sebaiknya sebelum menyuruh kamu harus memperhatikan posisi kamu dan posisi dia dulu deh, jangan sampe ada pembantu nyuruh majikan, kan gak lucu. itu namanya kurang ajar hehe, posisi kamu disitu sebagai apa? Dan orang yang disuruh itu posisinya apa? Kalau posisi kamu sebagai atasan mungkin bisa saja kamu menyuruh bawahan dengan seenak kamu asal masih dalam batas kewajaran, tapi jika teman atau saudara atau mungkin orang lain yang kita suruh kita harus benar benar memperhatikan poin ini, coba kamu bayangkan jikalau kamu menyuruh dia pantes gak kira-kira.

2.       Lihat keadaan Kamu
Poin kedua, kalau kamu sudah menganalisa posisi kamu dan dirasa cukup pantas kamu untuk menyuruh orang itu, jangan langsung menyuruh, tapi analisalah keadaan disekitar kamu, apakah keadaan kamu sedang sibuk, sedang mengerjakan tugas penting atau santai, nah kalau kamu sedang sibuk atau sedang mengerjakan tugas silahkan lanjutkan ke poin selanjutnya, tapi jika kamu sedang berada diatas awan alias lagi santai (emang itu yak arti diatas awan) sebaiknya kamu batalkan niat untuk menyuruh deh, soalnya itu bakalan akan menjadi kejengkelan dan umpatan dalam hati yang sangat menjengkelkan bagi si pesuruh.

3.       Lihat Keadaan Orang Yang Akan Disuruh
Setelah lihat keadaan kamu, kamu juga harus memperhatikan orang yang akan disuruh, dia lagi sibuk atau lagi santai, nah dalam hal ini sebaiknya kamu melihat dalam posisi dia, jangan melihat dari posisi kamu, contohnya dia sedang mengerjakan sesuatu yang menurut kamu gak penting, tapi bisa saja menurut dia itu hidup dan matinya dia, huehehehe becanda lagi. Kalau kamu melihat dalam posisi kamu tentu berbeda pandangannya, cobalah untuk sedikit bersikap dewasa.

4.       Lihat keadaan sekitar
Lihat keadaan sekitar Maksudnya perhatikan dulu keadaan sekitar kamu dan suruhan kamu apa,
ketika kamu menyuruh orang itu untuk mengambilkan objek yang kamu maksud, kamu perhatikan keadaan sekitar, berapa jarak jauh kamu ke objek (kunci) dan berapa jauh pula orang yang kamu suruh itu dengan objek, jika objek  ternyata lebih dekat dengan mu lebih baik kamu ambil sendiri kan, contohnya kamu ingin meminta orang untuk mengambilkan kunci mobil yang berjarak 2 M dari tempat kamu sedangkan orang yang kamu suruh Jaraknya 8 M dari objek. Widih nggak banget itu, kalo kamu masih menyuruhnya juga,Sungguh terlalu.

5.       Ucapkan Terimakasih
Banyak yang melewatkan poin ini, ntah kenapa saya sendiri juga kurang tahu, setelah menyuruh tentu orang yang disuruh berharap akan ada sedikit imbalan walaupun hanya ucapan terimakasih, karena ucapan itu melambangkan bahwa orang yang menyuruh itu benar-benar membutuhkan bantuan kita dan sangat menghargai kita. Jadi jangan lupa untuk mengucapkan terimakasih ya..

Saya rasa itu aja deh adab menyuruh menurut saya, heheh ini versi saya sendiri loh, jika teman-teman ada yang ingin menambahkan silahkan tulis di komentar ya.
Tapi ingat menyuruh itu adalah sikap yang kurang baik, (saya bilang kurang baik ya bukan tidak baik) selama kita masih bisa melakukannya sendiri kenapa harus menyuruh orang lain?? Tapi jangan gara-gara kita ingin melakukan semua pekerjaan kita sendiri kita jadi lupa untuk bersosialisasi dengan orang lain, itu nggak bagus juga, Intinya tetaplah menghargai orang lain dan menghargai diri sendiri. salam

Post a Comment