Latest News

Teknologi Informasi Pada Organisasi Perusahaan

Tekhnologi

PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI

BERBASIS KOMPUTER PADA ORGANISASI

PERUSAHAAN: PELUANG DAN TANTANGAN                                                                        

Akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, persaingan bisnis yang makin ketat, dan semakin singkatnya siklis hidup produk dan jasa yang ditawarkan,serta semakin tingginya tuntutan konsumen terhadapproduk dan jasa yang ditawarkan, maka perusahaan berusaha mencai terobosan baru untuk mengantisipasi perubahaan.
Berkembangnya teknologi informasi diharapkan bias menjadi fasilitatorinterpretor dalam menghadapi gejolak yang ada dalam perusahaan. Semula teknologi informasi digunakan terbatas pada pemrosesan data.  Perubahan lingkungan yang cukup pesat dan luas yang telah menyusup ke dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat telah berhasil mentraformasikan masyarakat tradisional menjadi masyarakat informasi.
Dengan semakin berkembangnya teknologi inoformasi kini hamper semua aktivitas organisasi telah menggunakan aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi dan cenderung mengarah pada upaya menggantikan sebagian aktivitas manajemen operasional dan manajemen tingkat menengah alat bantu seperti  Deicision Support System, Expert System, E-mail, Voice mail ,Internet, Video Conferecing, Electronik, Meeting System, Electronic Data Interchange, Telephone Celluler, dan berbagai teknologi informasi lainnya kini semakin banyak digunakan. Proses pengambilan keputusan yang sebelum nya membutuhkan analisis yang cukup rumit , tidak di dukung oleh data yang akurat, menyita waktu yang cukup lama memerlukan biaya yang cukup besar, bahkan harus menguras tenaga yang cukup melelahkan, kini mulai cenderung bisa diatasi dengan penerapan teknologi informasi berbasis computer.misalnya pengoprasian alat bantu proses pengambilan keputusan berupa Decision System. Fasilitas-fasilitas seperti  E-mail, Vidio Conferencing, Audio conferencing,atau Electronik Meeting  System semakin mempermudah proses komunikasi antar organisasi perusahaan yang tersebar secara local maupun internasional. Organisasi harus sensitif terhadap pengaruh perkembangan teknologi yang mencakup informasi peralatan teknik, dan proses dalam mengubah input menjadi output  (Robbin&bernwell, 1989) disamping itu manajemen dituntut memahami dengan baik system dan teknologi  informasi . tulisan ini memberikan gambaran tentang  berbagai penerapan teknologi informasi pada organisasi perusahaan dan kemungkinan-kemungkinan timbulnya peluang dan tentangan bagi organisasi.

Penerapan Teknologi Informasi Pada Perusahaan

Informasi merupakan sumber utama bagi perusahan dan masyarakat pada umumnya. Bilamana informasi merupakan senjata terbaik perusahaan  dalam persaingan, maka teknologi informasi adalah revolusi bagi perusahaan  ( Newsweek, Feb. 1995 ). Berkembangnya teknologi informasi berbasis komputer  memudahkan organisasi melakukan aktivitas mengakses informasi dimana dan kapan saja. Dalam hubungan nya dengan aktivitas yang terjadi setiap hari pada perusahaan terutama aktivitas yang ditujukan untuk menghasilkan produk dan jasa, teknologi informasi membantu menciptakan produk yang sangat kompetitif. Teknologi informasi bisa diaplikasikan pada berbagai aktivitas perusahaan.
Kecanggihan teknologi informasi bila diaplikasikan pada rantai aktivitas akan menghasilkan produk yang memiliki nilai tinggi. Michael porter (dikutip dari 0’ brien , 1996) mengemukakan bahwa perusahaan merupakan rantai aktivitas yang ditujukan untuk menambah nilai produk dan jasa yang dihasilkan  dan meningkatkan nilai margin perusahaan. Aktivitas bisnis yang dimaksud di sini terdiri dari aktivitas utama (primary activity) dan aktivitas penunjang (support activity).
Berbagai jenis teknologi informasi telah digunakan pada aktivitas utama dan aktivitas penunjang. Pada aktivitas utama misalnya teknologi informasi digunakan pada otomatosasi pergudangan untuk membantu menyimpan bahan-bahan yang masuk di perusahaan. Pada aktivitas operasi (operations) tegnologi seperti Computer Aided Mnufacturing (CAM) digunakan untuk membantu proses produksi. Pada aktivitas penyimpanan barang jadi dan pengiriman  (outbound logistic), System on line Order Entry membantu pengiriman barang atas pesanan pelanggan. Pada aktivitas pemasaran dan penjualan. Tegnologi informasi berupa DDS dapat di gunakan untuk menganalisis kondisi pasar sekarang atau pasar potensial. Pada aktivitas pelayanan, Diagnostic Expert System digunakan untuk membantu memperbaiki pelayanan pada pelanggan.
Tegnologi informasi yang digunakan pada aktivitas penunjang Automated Office System digunakan untuk membantu aktivitas manajemen dan pelayanan administratif (management & administrative service), seperti penggunaan E-mail, Voice Mail, Word Processing, Database Management System, dll. Employee Skill Database System, digunakan untuk membantu aktivitas manajemen sumbardaya manusia, untuk menempatkan dan menugaskan karyawan pada posisi dan pada proyek-proyek penting. Teknologi ini di kenal dengan nama sistem informasi SDM (Human Resources Information System (HRIS)) (Idhamsyah, 1995),
Computer Aided Design System (CAD), digunakan untuk membantu aktivitas mengotomatisasikan disain produk dan berbagai pemrosesan sebagai bagian dari pengembangan teknologi informasi. Electronic Data Interchange (EDI) System. Digunakan untuk membantu memperbaiki yang menghubungkan antara perusahaan, suppliers, bahkan pelanggan.
                                                Dampak Teknologi Informasi Pada Dunia Usaha

Dapat dikatakan bahwa penerapan teknologi informasi sudah memasuki hampir semua aspek kegiatan organisasi mulai dari pengembangan produk baru, sampai pada dukungan penjualan barang dan jasa, mulai dari menyajikan intelegensi pasar sampai menyediakan peralatan pengambilan keputusan (HBR, Sept-Oct, 1995). Penggunaan tegnologi informasi pada setiap aktivitas perusahaan seperti pada konsep value chain merupakan alternatif peluang bagi perusahaan karena untuk bisa mengatasi berbagai permasalahan yang muncul seperti usaha menghemat biaya dan waktu operasi perusahaan, menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi, mempercepat pengiriman produk dan jasa bagi pelanggan (Laudon, 1994).
Teknologi informasi juga membantu nerubah proses bisnis seperti yang dikemukakan oleh O’ Brien (1996). David Whitman (Fazio, 1994) seorang CEO pada perusahaan Whirpool, USA mengatakan bahwa keunggulan kompetitif artinya memiliki teknologi informasi dan pemrosesan terbaik mulai dari mendisain, pabrikasi, menjual sampai pada melayani pelanggan dengan biaya serendah mungkin. Teknologi informasi yang kuat akan menjadi keunggulan konpetitif, bagi perusahaan dan sekaligus akan menjadi hambatan masuk terhadap konpetitor.
Organisasi yang aktif adalah organisasi yang selalu terlibat dengan proses evaluasi tujuan organisasi secara terus menerus yakni mempertanyakan, memferifikasi, dan mendefinisikan kembali cara berinteraksi dengan perubahan lingkungan. Bagi organisasi yang ingin maju dan berkembang tidak ada alas an untuk tidak menggunakan teknologi sepanjang hal itu dapat mempermudah perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan (Hanscombe, dkk, 1989).
Tabel 1.1
Dampak Aplikasi Teknologi Informasi (TI) berbasis Komputer
Terhadap Aktivitas Organisasional


No
Sebelum Munculnya
TI
Teknologi
Informasi
Setelah Munculnya
TI
1
Manajer Biasanya membuat keputusan
Berbagai peralatan penunjang pengambilan keputusan (DDS, Access Data Base, Modelling Software
Pengambilan keputusan menjadi bagian setiap orang
2
Hanya pakar-pakar yang bisa menyelesaikan pekerjaan yang kompleks.
Expert System
Seorang generalis bisa menyelesaikan pekerjaan pakar.
3
Informasi hanya bisa muncul disatu tempat pada saat tertentu
Database tersebar
Informasi bisa dimunculkan secara simultan di berbagai tempat sewaktu di perlukan
4
Karyawan lapangan membutuhkan kantor sebagai tempat menerima, menyimpan, mengakses dan mentranfer informasi.
Komunikasi tanpa kabel dan portable Computer
Karyawan lapangan bisa mengirim dan menerima informasi secara langsung.
  
Dengan perkembangan teknologi informasi, batas-batas yang mendefinisikan organisasi mulai berubah (Bentley, 1996). Konsekuensinya, muncul berbagai bentuk struktur organisasi baru yang merespon perubahan lingkungan internal maupun ekternal. Hal-hal berikut ini adalah berbagai perubahan organisasional yang terjadi akibat teknologi informasi.

Erosi Hirarki-Penciutan Organisasi

Teknologi informasi telah mengarahkan organisasi ke sesuatu bentuk yang semakin datar dan menciut. Contoh penggunaan E-mail memberikan kemudahan bagi karyawan dalam melakukan komunikasi langsung dengan siapa saja tanpa harus melalui rantai birokrasi dan rantai komando yang panjang.

Post a Comment